Review Film Asik, Miss Peregine's Home for Peculiar Children

Cerita tentang manusia yang mempunyai bakat spesial tampaknya tidak akan pernah ada habisnya. Dari novel, komik, kartun bahkan film, cerita ini selalu menarik untuk di simak. Bagi saya pribadi cerita seperti ini merupakan salah satu cerita favorit saya. Bermula dari novel karya Ransom Riggs, Miss Peregrine's Home for Peculiar Children merupakan novel yang bercerita tentang anak-anak berbakat spesial yang tinggal di sebuah rumah milik Miss Peregine. Sebagai novel yang menjadi best seller di seluruh dunia, tak heran bila sutradara kawakan, Tim Burton tertarik dan menjadikan novel ini menjadi film layar lebar. Secara garis besar, film ini menceritakan hal yang sama dengan bukunya. Pria muda bernama Jake diberi clue oleh sang kakek yang sekarat, untuk datang ke rumah milik Miss Peregine yang berada di Wales, Inggris. Cerita berlanjut saat dia mendatangi rumah tersebut dan keseruan terjadi saat Jake menyadari sesuatu yang magical dari tempat itu. Dia bertemu dengan anak-anak yang memiliki kekuatan spesial yang bereda-beda. Ada yang bisa mengendalikan angin, membuat api dari tangannya, mengangkat beban yang sangat berat, invisible dan masih banyak lagi.

Untuk pilihan pemain sendiri, Tim Burton melakukan casting yang cukup panjang untuk menemukan aktor dan aktris yang tepat dengan peran-peran yang ada di film ini. Eva Green salah satu aktris beruntung yang akhirnya terpilih menjadi Miss Peregrine. Namun yang mencuri perhatian adalah pemeran Jake, Asa Butterfield dan pemeran Emma, Ella Purnell yang mendapat porsi paling banyak dalam film ini. Kedua aktor dan aktris ini sungguh memukau para penonton dengan akting yang gemilang. Beberapa nama aktor yang juga bermain dalam film ini adalah Samuel L. Jackson, Judi Dench, Terence Stamp dan Chris O'Dowd. Para pemain cilik dalam film ini juga sangat natural dan tidak dibuat-buat, sehingga menimbulkan kesan manis.

Walau film ini memang diangkat dari novel, namun ada beberapa perbedaan yang signifikan yang di buat. Tim Burton menukar kekuatan Emma dengan salah satu anak dalam cerita ini yaitu Olive. Pada buku diceritakan bahwa Emma memiliki kekuatan dapat membuat api dengan hanya menyentuhnya sedangkan Olive dapat melayang dan mengontrol angin. Pada film dua karakter ini ditukar kekuataanya, Emma dengan angin dan Olive dengan api. Selain itu, umur untuk beberapa karakter pun dirubah, menurut Tim, hal ini dilakukan karena proses casting yang sulit dan visinya yang bisa membuat cerita ini solid. Perbedaan terakhir adalah, dalam novel, situasi terasa lebih gelap dan mencekam, sedangkan di film dibuat lebih berwarna dan meriah karena Tim ingin film ini dapat dinikmati berbagai usia.

Secara keseluruhan film ini sangat menghibur. Buat yang tidak membaca novelnya, mungkin ceritanya agak membingungkan karena butuh pemikiran dan pengertian. Namun film ini tidak akan membuat Anda banyak bertanya karena penjelasan yang dipaparkan dalam film cukup menjawab. Secara warna film ini sangatlah mengingatkan kita dengan film Alice in Wonderland. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, selain sutradara yang sama, perancang kostum dalam film ini juga sama dengan Alice yaitu Colleen Atwood. Film ini merupakan film yang dikhususkan buat kamu yang suka film fiksi imajinasi yang unik dan menyukai film-film buatan Tim Burton. [GT]

Miss Peregrine's Home for Peculiar Children
- Sutradara: Tim Burton
- Cerita: Ransom Riggs
- Penulis Skenario: Jane Goldman
- Distribusi: 20th Century Fox
- Pemain: Eva Green, Asa Butterfield, Chris O'Dowd, Allison Janney, Rupert Everett, Terence Stamp, Ella Purnell, Judi Dench, Samuel L. Jackson
Review Film Asik, Miss Peregine's Home for Peculiar Children Review Film Asik, Miss Peregine's Home for Peculiar Children Reviewed by anakasik on 9:21:00 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.